Minggu, 02 November 2025

LAPORANN

 EVALUASI KINERJA PERANGKAT KELAS X-3 (31 OKTOBER 2025)

Pendahuluan

Laporan ini menyajikan evaluasi data kinerja perangkat kelas X-3 per tanggal 31 Oktober 2025, berdasarkan penilaian kolektif dari anggota kelas. Tujuan presentasi ini adalah untuk memberikan data dan fakta yang objektif mengenai pelaksanaan tugas masing-masing seksi, dengan fokus pada peningkatan kinerja kelas secara keseluruhan.


1. Ketua Murid (KM)

Data Penting & Fakta Kinerja:

  • Salah satu evaluasi individu mencatat bahwa KM "tidak insiatif dan proaktif".
  • Nilai kinerja KM dalam tabel evaluasi menunjukkan adanya skor yang sangat rendah, termasuk nilai 0 (nol). 
  • Data menunjukkan tingkat ketidakpuasan yang tinggi terhadap peran KM.
  • Kesimpulan Berbasis Data: Mayoritas rekomendasi dari anggota kelas secara eksplisit menyarankan penggantian KM. Rekomendasi penggantian KM sangat bervariasi, menunjuk nama-nama seperti Refi, Rifki Aliy, dan Gilang.(bisa ditindak lanjuti)

2. Wakil Ketua Murid (WKM)

Data Penting & Fakta Kinerja:

  • Nilai evaluasi WKM menunjukkan rentang yang cukup luas, berkisar antara 5 hingga 10.
  • Terdapat beberapa catatan untuk mengganti WKM, namun frekuensinya tidak sesering permintaan penggantian KM.
  • Kesimpulan Berbasis Data: Kinerja WKM terbilang bervariasi. Terdapat usulan spesifik untuk nama Wakil KM, seperti Aurelyn.

3. Sekretaris 1 dan Sekretaris 2

Data Penting & Fakta Kinerja:

  • Nilai untuk Sekretaris 1 dan Sekretaris 2 cenderung menunjukkan kinerja yang kuat dan stabil, di mana banyak skor yang dicapai berada pada angka tinggi, yaitu 9 dan 10.
  • Terdapat beberapa skor yang lebih rendah (misalnya 5 atau 7), tetapi secara umum, penerimaan terhadap kinerja seksi kesekretariatan adalah positif.
  • Kesimpulan Berbasis Data: Kedua sekretaris menunjukkan kinerja yang memuaskan berdasarkan data skor.

4. Bendahara 1 dan Bendahara 2

Data Penting & Fakta Kinerja:

  • Skor evaluasi untuk Bendahara 1 (BEN 1) dan Bendahara 2 (BEN 2) menunjukkan rentang yang luas namun sebagian besar berada di level yang baik (misalnya 7, 8, 9, 10).
  • Terdapat komentar dari anggota kelas yang menyebutkan adanya "bendahara yg memaksa" terkait penagihan.
  • Kesimpulan Berbasis Data: Secara numerik, kinerja bendahara cukup baik, tetapi perlu diperhatikan aspek pendekatan dalam pelaksanaan tugas, khususnya dalam hal penagihan kas.

5. Sie Rohani (Kerohanian)

Data Penting & Fakta Kinerja:

  • Sie Rohani (dipegang oleh Ilyas, Keinan, dan Agnia) menerima skor yang sangat bervariasi, termasuk skor rendah seperti 3 dan 5, meskipun juga terdapat skor 8 dan 10.
  • Dalam satu evaluasi, tercatat nilai negatif -5 untuk peran ini.
  • Kesimpulan Berbasis Data: Kinerja Sie Rohani belum konsisten. Ada indikasi bahwa tugas tidak dilaksanakan sepenuhnya atau secara efektif, ditunjukkan dengan adanya nilai yang sangat rendah.

6. Sie Keamanan

Data Penting & Fakta Kinerja:

  • Sie Keamanan ( Adrian dan Rizky R.) menunjukkan masalah signifikan, dengan banyaknya skor 0 (nol), selain skor 2, 3, dan 5.
  • Sama halnya dengan Sie Rohani, tercatat nilai negatif -5 pada satu evaluasi.
  • Rekomendasi menyebutkan perlunya penggantian Sie Keamanan.
  • Kesimpulan Berbasis Data: Kinerja Sie Keamanan berada di level yang sangat mengkhawatirkan karena sering mendapatkan nilai nol. Perlu peningkatan yang drastis atau penggantian personil.

7. Sie Kebersihan

Data Penting & Fakta Kinerja:

  • Sie Kebersihan (dipegang  Arsyi, dan Refi) juga menunjukkan ketidakstabilan, dengan nilai yang bervariasi termasuk skor 0 (nol), 2, 3, dan 4.
  • Rekomendasi menyarankan perubahan kebersihan cewek dan KM.
  • Kesimpulan Berbasis Data: Tugas kebersihan belum dilaksanakan secara merata atau konsisten, yang tercermin dari banyaknya skor rendah.

8. Sie Peralatan

Data Penting & Fakta Kinerja:

  • Sie Peralatan (dipegang oleh Hasna dan Azkia) menunjukkan salah satu kinerja paling lemah di antara seksi-seksi, dengan banyak skor rendah, termasuk nol (0), 1, dan 2.
  • Rekomendasi menyebutkan bahwa peralatan harus diganti.
  • Salah satu evaluasi juga menyarankan agar KM, WKM, Peralatan, dan Keamanan diganti.
  • Kesimpulan Berbasis Data: Sie Peralatan memerlukan perbaikan mendesak atau penggantian, mengingat seringnya mendapat nilai evaluasi yang sangat rendah.

Simpulan Umum dan Catatan Tambahan

Poin-poin Kunci:

  1. Kepemimpinan (KM): Data menunjukkan kebutuhan mendesak untuk perubahan kepemimpinan, didukung oleh banyak rekomendasi penggantian dan fakta bahwa KM dinilai tidak inisiatif dan proaktif.
  2. Seksi Teknis Bermasalah: Sie Keamanan, Sie Kebersihan, dan Sie Peralatan menunjukkan kinerja yang tidak efektif, dengan sering mendapatkan nilai 0 atau di bawah 5.
  3. Kekompakan Kelas: Beberapa evaluasi individu menunjukkan isu umum dalam kelas, seperti kurangnya kekompakan, kurang bertanggung jawab (misalnya Yuni, Nissa, Virni), dan adanya sentimen bahwa "masih banyak yg egois" di kelas.

Rekomendasi Aksi Berdasarkan Data:

Data dengan jelas menyarankan perlunya refleksi kelas secara keseluruhan karena masalah keegoisan dan kurangnya tanggung jawab meluas. Selain perubahan kepemimpinan (KM), prioritas utama perbaikan harus diberikan pada Sie Keamanan dan Sie Peralatan, yang menunjukkan skor kinerja terendah.

Analogi untuk Soliditas Tim:

Kelas yang memiliki banyak seksi dengan kinerja rendah, seperti Sie Keamanan, Sie Kebersihan, dan Sie Peralatan, dapat diibaratkan seperti sebuah orkestra di mana hanya bagian alat musik gesek (Sekretaris) yang bermain dengan baik. Meskipun mereka tampil sempurna, jika bagian perkusi (Keamanan) dan bagian tiup (Peralatan) tidak muncul atau bermain sumbang, maka keseluruhan pertunjukan (kelas) tetap dinilai gagal. Konsistensi diperlukan di semua lini.